Buntut Tasyakuran HUT RI di Sambirejo: Puluhan Pendekar PSHT Datangi Mapolres Sragen, Ini Hasil Dialognya!

Kabar Daerah πŸ“… 30 Aug 2026, 15:36 ✍️ Mr.Pambudi
[ Slot Iklan Google AdSense - Top Article ]
Momen pertemuan dan audiensi antara jajaran Polres Sragen dengan perwakilan pengurus PSHT yang mengedepankan dialog demi menjaga stabilitas dan hubungan baik.
Ilustrasi: Momen pertemuan dan audiensi antara jajaran Polres Sragen dengan perwakilan pengurus PSHT yang mengedepankan dialog demi menjaga stabilitas dan hubungan baik.

SRAGEN, POSISI.NET – Suasana di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sragen pada hari Sabtu (29/8/2026) terpantau berbeda dari biasanya. Rombongan yang terdiri dari puluhan pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Pusat Madiun tampak menyambangi markas kepolisian tersebut. Kehadiran elemen masyarakat ini bertujuan untuk melakukan audiensi dan meminta klarifikasi secara langsung kepada pihak berwajib.

Langkah proaktif ini diambil oleh PSHT guna menindaklanjuti serta mengklarifikasi prosedur dan proses pengamanan pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya telah diselenggarakan di wilayah Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, pada pekan lalu.

Hadirkan Puluhan Anggota dan Belasan Kuasa Hukum

Berdasarkan data di lapangan, rombongan yang datang untuk melakukan audiensi tersebut memiliki jumlah yang cukup masif. Sebanyak 70 orang pendekar hadir secara terorganisir di bawah komando langsung Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun, Sunanto.

Tidak hanya dipimpin oleh pimpinan cabang, rombongan ini juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus cabang serta pengurus dari enam ranting yang tersebar di wilayah timur Kabupaten Sragen.

Menariknya, langkah klarifikasi ini dilakukan dengan sangat terstruktur. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya 17 orang pengacara yang secara khusus turut serta mendampingi rombongan saat melangkah masuk ke Mapolres Sragen. Pendampingan barisan kuasa hukum ini menunjukkan komitmen organisasi dalam menyelesaikan dinamika di lapangan melalui jalur dialog yang sesuai dengan koridor hukum dan peraturan yang berlaku.

Duduk Sejajar: Simbol Keterbukaan dan Kesetaraan

Kedatangan rombongan PSHT tersebut disambut secara terbuka oleh pihak kepolisian. Kapolres Sragen beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sragen menerima langsung perwakilan pendekar dan para kuasa hukum di aula lantai II Mapolres Sragen.

[ Slot Iklan Google AdSense - In-Article ]

Pertemuan tersebut jauh dari kesan tegang. Sebaliknya, mediasi dan dialog berlangsung sangat kondusif serta mengedepankan asas kesetaraan. Kedua belah pihak tampak duduk sejajar dalam formasi segi empat yang saling berhadapan. Pengaturan posisi duduk ini secara filosofis memberikan ruang diskusi yang setara, di mana setiap pihak dapat menyampaikan pandangan, temuan, maupun klarifikasi secara transparan dan tanpa tekanan.

Sepakat Rawat Kondusivitas Keamanan Sragen

Dialog intensif yang terbangun dalam pertemuan di aula lantai II tersebut akhirnya membuahkan hasil yang sangat positif bagi stabilitas daerah. Permintaan klarifikasi terkait kegiatan pengamanan tasyakuran di Sambirejo ditanggapi dengan baik, yang pada akhirnya berujung pada kesepahaman utuh antara institusi penegak hukum dan organisasi masyarakat tersebut.

Sebagai konklusi dari audiensi yang berjalan lancar itu, Kapolres Sragen dan segenap keluarga besar PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun sepakat untuk menutup ruang miskomunikasi dan terus beriringan menjaga hubungan baik.

Komitmen bersama ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk merawat kondusivitas, keamanan, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh penjuru Bumi Sukowati, memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

πŸ’¬ Tinggalkan Komentar (0)

Jadilah yang pertama berkomentar di artikel ini!