Siap-Siap! Pertamina Segera Batasi Pembelian Pertalite, Kelompok Desil Ini Dilarang Beli

Kabar Daerah 📅 13 Sep 2026, 21:52 ✍️ Mr.Pambudi
[ Slot Iklan Google AdSense - Top Article ]
Antrean kendaraan bermotor di stasiun pengisian bahan bakar. Pemerintah dan Pertamina tengah bersiap untuk memberlakukan pembatasan pembelian BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
Ilustrasi: Antrean kendaraan bermotor di stasiun pengisian bahan bakar. Pemerintah dan Pertamina tengah bersiap untuk memberlakukan pembatasan pembelian BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

POSISI.NET – Wacana terkait pembatasan pembelian Pertalite kabarnya akan segera diberlakukan. Kebijakan ini disiapkan oleh pemerintah dengan tujuan agar penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi bisa lebih tepat sasaran.

Ringkasan Fakta Kebijakan BBM Subsidi:

  • Rencana pembatasan pembelian Pertalite tampaknya akan segera diterapkan dalam waktu dekat.

  • Kelompok masyarakat yang masuk ke dalam kategori desil 9 dan 10 tidak akan bisa lagi membeli Pertalite atau Biosolar.

  • Kebijakan ini merespons fakta bahwa saat ini masih banyak orang kaya pemilik kendaraan mewah yang mengisi bahan bakarnya menggunakan Pertalite atau Biosolar.

  • Kelompok desil 9 dan 10 tersebut nantinya akan diarahkan untuk menggunakan BBM nonsubsidi.

  • Meski wacana ini menguat, Pertamina masih tetap menunggu arahan resmi dari pemerintah.

Kesiapan Pertamina Patra Niaga

Menyikapi wacana yang bergulir, pihak Pertamina Patra Niaga pada Kamis (10/9/2026) menyatakan kesiapannya untuk menjalankan kebijakan tersebut apabila pemerintah telah menetapkannya secara resmi. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa perusahaan belum menerapkan pembatasan karena keputusan dan mekanismenya masih berada di tangan pemerintah.

[ Slot Iklan Google AdSense - In-Article ]

"Pertamina pasti siap apabila kebijakan itu sudah resmi dari pemerintah," ujar Roberth saat memberikan keterangan di Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis (10/9/2026).

Roberth memaparkan bahwa pembatasan berdasarkan desil ini dipahami sebagai upaya untuk mengarahkan BBM bersubsidi kepada masyarakat yang memang menjadi sasaran subsidi. Pihak Pertamina memahaminya sebagai langkah agar BBM bersubsidi ditujukan untuk masyarakat yang tidak mampu.

Sementara itu, pihak pemerintah masih melakukan pemeriksaan terhadap validitas data desil yang akan dijadikan dasar pembatasan pembelian BBM subsidi ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa pengendalian subsidi BBM, khususnya Pertalite, dapat dilakukan secara bertahap dan sistem yang dimiliki Pertamina dapat mendukung pembatasan tersebut.

Estimasi Pembengkakan Biaya Konsumen

Perubahan pilihan dari BBM bersubsidi ke nonsubsidi tentu akan berdampak langsung pada biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen setiap harinya. Berikut adalah perbandingan estimasi pengeluaran untuk pengisian 5 liter BBM di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur:

Jenis BBM Harga per Liter Biaya untuk Pengisian 5 Liter
Pertalite Rp10.000 Rp50.000
Pertamax Rp15.950 Rp79.750
Pertamax Turbo Rp19.600 Rp98.000
Dexlite Rp23.700 Rp118.500
Pertamina Dex Rp25.200 Rp126.000

Sebagai ilustrasi, jika seorang pengendara yang biasa membeli 5 liter Pertalite beralih menggunakan Pertamax, maka biaya yang dikeluarkan akan menjadi Rp29.750 lebih mahal.

💬 Tinggalkan Komentar (0)

Jadilah yang pertama berkomentar di artikel ini!