Uji Nyali Sambil Isi Perut! Sensasi Unik Nongkrong di Warung Tengah Kuburan Karawang yang Sedang Viral

Foodie 📅 20 Jul 2026, 14:06 ✍️ Mr.Pambudi
[ Slot Iklan Google AdSense - Top Article ]
Suasana syahdu di warung milik Ida Nengsih pada malam hari, di mana para pengunjung tampak santai menikmati makanan di meja yang diletakkan persis di antara batu nisan pemakaman Karawang.
Ilustrasi: Suasana syahdu di warung milik Ida Nengsih pada malam hari, di mana para pengunjung tampak santai menikmati makanan di meja yang diletakkan persis di antara batu nisan pemakaman Karawang.

Posisi.net - Biasanya, para pelaku usaha kuliner akan mencari lokasi strategis di pusat keramaian untuk membuka warungnya. Namun, sebuah langkah anti-mainstream justru diambil oleh Ida Nengsih (50), seorang warga asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia sukses mendobrak kebiasaan dengan mendirikan sebuah warung makan persis di tengah kompleks pemakaman.

Suasana Syahdu di Balik Kesan Mistis

Secara letak geografis, warung ini sebenarnya menyatu dengan sebuah rumah di ujung permukiman penduduk yang berbatasan langsung dengan area makam. Jika biasanya kuburan identik dengan suasana yang gelap, sepi, dan menyeramkan, warung milik Ida ini justru menawarkan pemandangan yang berbeda.

Kawasan tersebut disulap menjadi tempat yang syahdu dengan pendaran lampu warna-warni yang menghiasi pepohonan serta langit-langit warung. Tata letaknya pun terbilang sangat ekstrem; meja dan kursi untuk pelanggan diletakkan begitu saja di sela-sela makam. Hebatnya, tidak tampak sedikit pun raut ketakutan dari wajah pengunjung. Sebaliknya, beberapa keluarga bahkan terlihat asyik bercengkerama santai di bawah keremangan lampu hias.

Ide Usaha dari Sang Menantu

Usut punya usut, ide nyeleneh ini rupanya bukan datang dari Ida sendiri. Ia menceritakan bahwa inspirasi membuka usaha di area makam ini dicetuskan oleh menantunya.

"Inspirasinya dari menantu ibu sih. Katanya, 'Kalau mau jualan di sini aja, mama.' Di sini banyak anak kecil, banyak yang main, gitu," ungkap Ida menjelaskan alasan di balik pemilihan lokasi tersebut. Sang menantu pulalah yang memberikan suntikan modal agar Ida bisa memulai usahanya di tempat tersebut.

[ Slot Iklan Google AdSense - In-Article ]

Diserbu Pembeli Hingga Dini Hari

Meski baru merintis operasionalnya sekitar dua minggu lalu, warung ini sukses menyedot perhatian banyak orang dan ramai diserbu pembeli. Varian menu yang ditawarkan sangat merakyat, mulai dari nasi uduk, mi ayam, seblak, hingga aneka jajanan sosis yang digemari anak-anak. Keunikan konsep warung ini bahkan berhasil mengundang rasa penasaran para pembeli yang rela datang jauh-jauh dari luar daerah.

Untuk jam operasional, aktivitas jual beli baru dimulai sejak sore dan terus berlangsung hingga dini hari. "Sampai malam, jam 1 juga ibu masih buka, nasi uduk. Pagi sampai siang mah tutup, mulai sore baru buka lagi," tutur Ida yang memanfaatkan waktu paginya untuk beristirahat dan mengolah bahan baku.

Kehadiran warung ini juga disambut hangat oleh masyarakat sekitar. Apuh (53), seorang warga setempat yang juga menjadi pelanggan, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa takut. Bagi warga, area tersebut kini beralih fungsi menjadi titik bersosialisasi yang nyaman untuk melepas lelah setelah seharian beraktivitas. "Alhamdulillah ya warga mah antusias, jadinya ramai," pungkas Apuh.

💬 Tinggalkan Komentar (0)

Jadilah yang pertama berkomentar di artikel ini!